pasfmpati.com, Pati Batangan; Tanggul Sungai Widodaren di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Pati, jebol hingga selebar 15 meter. Akibatnya, ratusan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter.
Selain merendam rumah, banjir juga menutup akses jalan utama yang menghubungkan desa dengan wilayah lain. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh total karena jalan tergenang air dalam.
Menurut warga setempat, banjir mulai menggenangi rumah mereka sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. “Kami terbangun karena air tiba-tiba masuk dengan deras, membuat kami panik,” ujar Suwadi.
Sebelum kejadian, hujan deras terus mengguyur wilayah Pati dan Pegunungan Kendeng selama beberapa hari. Debit air yang tinggi menyebabkan tekanan besar hingga tanggul akhirnya jebol.
“Ini banjir kiriman dari Pegunungan Kendeng, airnya masuk ke Sungai Widodaren dan meluap ke desa,” kata Legiman. Sedikitnya seribu rumah terdampak dengan ketinggian air antara 50 sentimeter hingga satu meter.
Warga khawatir banjir akan semakin parah karena aliran air dari pegunungan masih deras. Mereka berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul agar air tidak terus menggenangi permukiman.
“Kami butuh tindakan cepat supaya banjir ini segera surut dan aktivitas kembali normal,” tutur Suwadi. Hingga kini, warga masih berjaga-jaga sembari berupaya menyelamatkan barang berharga mereka.(*)


