pasfmpati.com, Pati Kota; Anggota DPR RI Firman Soebagyo menyoroti polemik rekrutmen pegawai RSUD RAA Soewondo yang menuai keresahan publik. Dia juga mengajak seluruh elemen menjaga pemerintahan agar bersih dan berbasis kompetensi.
Melalui pesan jejaring sosialnya, Firman Soebagyo menegaskan, spirit bersih-bersih ini bertujuan baik agar SDM unggul terpilih bukan karena bayar, tapi karena kualitas. Ia menegaskan pola rekrutmen dengan praktik bayar harus dihentikan total dan diberantas hingga ke akar persoalan.
Menurut Firman, praktik tersebut tidak hanya terjadi di rumah sakit, tetapi juga merambah ke berbagai sektor birokrasi.
“Penertiban rekrutmen pegawai dengan pola bayar harus dihentikan, tidak hanya di RSUD saja,” tegasnya.
Firman pernah menyampaikan hal itu saat pertemuan Partai Golkar di Hotel New Merdeka bersama para kader dan relawan, beberapa waktu. Setelah Sudewo-Candra terpilih, pemerintah harus menghilangkan semua praktik bayar dalam rekrutmen pegawai.
“Praktik tersebut telah meresahkan masyarakat dan menimbulkan korban dari kalangan pencari kerja. Praktik bayar-membayar seperti ini di Pati sudah meresahkan dan banyak memakan korban,” jelas Firman.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini menekankan pentingnya peran partai politik untuk mengawal integritas pemerintahan secara berkelanjutan. Partai Golkar (PG) sebagai partai pengusung harus mendukung dan mengawasi pembersihan ini secara konsisten dan menyeluruh.(*)

26 Mei 2026
Pati, Batangan; Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan selama tiga hari memicu ancaman kesehatan serius bagi warga Kabupaten Pati. Ratusan warga…

