pasfmpati.com, Pati Kota; Pemerintah Kabupaten Pati kembali melakukan pelantikan pejabat sebagai bagian dari penyegaran birokrasi secara menyeluruh.
Sebanyak 90 pejabat dilantik, sebagian besar berasal dari Rumah Sakit Suwondo yang mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
Bupati Pati Sudewo menyatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan adalah strategi rutin untuk meningkatkan efisiensi kerja.
Ia menekankan pentingnya membangun tim kerja yang profesional, bersatu, dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat luas.
“Pelantikan ini bagian dari penyegaran agar organisasi tetap sehat, dinamis, dan fokus pada pelayanan rakyat,” ujar Sudewo.
“Dengan tim yang kompak dan profesional, semua layanan publik dapat berjalan optimal dan responsif di setiap bidang tugas.”
Langkah ini bukan hanya menyasar sektor kesehatan, tetapi juga mencakup dinas-dinas strategis di berbagai bidang pelayanan publik.
Meski jumlah rotasi tidak sama di semua instansi, penyegaran tetap dilakukan secara proporsional dan berbasis evaluasi kinerja.
Rumah Sakit Suwondo menjadi sorotan karena memiliki struktur organisasi yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan layanan masyarakat.
Pelantikan terbanyak di RS Suwondo dilakukan untuk mendukung transformasi layanan kesehatan yang semakin kompleks dan mendesak.
“Rumah Sakit Suwondo memang mendapat perhatian khusus karena pentingnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Pati,” ungkapnya.
“Jumlah pejabat yang dilantik di rumah sakit lebih banyak karena ada penyesuaian struktur dan tuntutan peningkatan kualitas layanan.”
Dengan rotasi ini, Bupati berharap para pejabat baru bekerja lebih sigap dan bersikap adaptif terhadap tuntutan pelayanan modern.
Menurutnya, keberhasilan pemerintahan sangat tergantung pada semangat baru dan kualitas integritas sumber daya manusia birokrasi.
“Pelantikan ini murah secara anggaran, tapi besar dampaknya bagi efisiensi pemerintahan dan kepuasan warga,” jelas Sudewo.
Pejabat, kata Bupati Sudewo, harus memahami bahwa amanah jabatan adalah tanggung jawab untuk mempercepat perubahan dan melayani dengan sepenuh hati.(*)

26 Mei 2026
Pati, Batangan; Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan selama tiga hari memicu ancaman kesehatan serius bagi warga Kabupaten Pati. Ratusan warga…

