Jenazah Korban Penganiayaan Dimakamkan

pasfmpati.com, Pati Wedarijaksa ; Bagus Andika, siswa SMKN 2 Pati, meninggal dunia setelah dirawat intensif empat hari di rumah sakit. Ia menjadi korban penganiayaan sekelompok pelajar SMK Tunas Harapan, Jumat lalu, di sekitar lingkungan sekolah.

Kepala Desa Panggungroyom Kecamatan Wedarijaksa, Hadi, menyatakan korban dinyatakan meninggal dunia pukul 03.30 pagi. Proses pemakaman korban sempat tertunda karena adanya mediasi panjang antara keluarga dan pihak kepolisian.

“Mediasi ini terkait permintaan otopsi yang diperlukan untuk kepentingan penyidikan dan melengkapi proses hukum,” ujar Hadi. “Namun pihak keluarga korban tetap menolak otopsi dilakukan, mereka berharap kasus ini berakhir damai.”

Menurut Hadi, korban Bagus Andika dikenal warga sebagai anak baik, sopan, dan ramah lingkungan sekitar. Ia mengungkapkan kesedihan mendalam atas kejadian tragis yang menimpa korban di desanya.

Pihak keluarga menolak memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media terkait insiden penganiayaan tersebut. Mereka berharap proses penyelesaian kasus berjalan damai, tanpa tindakan hukum lebih lanjut yang menyakitkan.

“Dia sudah meninggal, kami ingin semua berakhir damai saja, tanpa proses hukum panjang,” ungkap anggota keluarga. “Tidak ada harapan lain, hanya ingin tenang dan melupakan kejadian yang menyakitkan ini.”

Sekitar pukul 13.00, ratusan teman sekolah dan warga mengiringi jenazah Bagus Andika menuju pemakaman setempat. Guru dan siswa SMKN 2 Pati menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian korban secara tragis.(*)

 

Kontributor :

Mei 2025
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial