pasfmpati.com, Pati Kota ; Banjir rob melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, merendam area tambak dan rumah penduduk.
Air laut naik setinggi 50 sentimeter akibat jebolnya tanggul timur yang berbatasan langsung dengan kawasan pesisir.
Luas tambak yang terdampak mencapai 120 hektare, dengan air laut merata hingga setinggi permukaan tambak.
Kerusakan mengakibatkan gagalnya panen petani dan potensi kerugian yang ditaksir mencapai lebih dari 1 miliar rupiah.
Sebanyak 163 rumah warga tergenang air rob dengan ketinggian rata-rata sekitar 20 sentimeter di dalam bangunan.
Pemukiman yang terdampak tersebar di beberapa titik, terutama di wilayah barat desa yang lebih rendah permukaannya.
Kepala Desa Tunggulsari, Setyo Wahyudi, menyatakan rob terjadi akibat siklus pasang yang puncaknya pada 23 Mei.
“Air meluap dari timur hingga ke jalan dan tambak, lalu merambat masuk ke rumah-rumah warga,” ujarnya.
Kerusakan juga meliputi jalan pertanian dan ratusan pohon mangrove yang tumbang diterjang gelombang tinggi.
Hal ini memperparah kondisi lingkungan dan menyulitkan akses petani menuju tambak yang masih tergenang.
Pemerintah desa masih mengumpulkan data kerugian bersama kelompok tani untuk diajukan sebagai laporan resmi.
Masyarakat berharap segera ada bantuan tanggul dan pemecah ombak untuk mencegah rob serupa di masa mendatang.(*)

12 Juli 2026
Rembang, Kota; Sekitar 400 masyarakat menghadiri sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan Cabang Pati bersama Komisi…


