pasfmpati.com, Pati Tambakromo ; Haul Nyai Ageng Ngerang akan segera berlangsung dan telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan oleh masyarakat. Kegiatan ini telah menjadi tradisi yang kuat di masyarakat setempat dan selalu dimeriahkan dengan berbagai acara.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Desa Tambakromo, menyampaikan bahwa haul ini telah berlangsung sejak lama dan memiliki tujuan untuk memperkuat silaturahmi antar masyarakat. “Alhamdulillah, khol ini sudah berjalan dari saya belum lahir, haul Nyai Ageng Ngerang sudah diperingati sejak saya belum lahir,” ujarnya.
Haul Nyai Ageng Ngerang merupakan peringatan untuk menghormati leluhur dan tokoh penting dalam sejarah lokal. Nyai Ageng Ngerang sendiri merupakan keturunan dari Ki Bondan Kejawen Putra Brawijaya V.
Dalam haul ini, akan ada berbagai acara yang dimeriahkan, seperti pengajian umum, rentetan kegiatan, dan lelang kelambu. “Puncak acara ada di tanggal 1 Muharram, yaitu hari Jumat tanggal 27 Juni, dengan acara buka luwur dan lelang kelambu,” tambah Ketua Panitia.
Camat setempat menambahkan bahwa haul ini juga dimeriahkan dengan pasar malam yang menjadi bagian dari kegiatan haul. “Pasar malam itu kan bagian dari kegiatan haul Nyai Ageng Ngerang yang ada di Tambakromo,” jelasnya.
Pasar malam ini sendiri menjadi daya tarik bagi para peziarah dan masyarakat lokal untuk berbelanja dan beristirahat. Kegiatan ini juga berdampak pada perekonomian lokal dan masyarakat sekitar.
Dalam perencanaan dan persiapan haul ini, pemerintah desa dan pengurus makam bekerja sama untuk memastikan kelancaran acara. “Perencanaannya disinergikan antara pemerintah desa dengan pengurus makam,” ungkap Camat Tambakromo.
Keamanan dan keselamatan pengunjung juga menjadi prioritas utama dalam haul ini. “Ada Linmas Desa, Banser, TNI, dan Polri yang bertugas untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung,” tambah Camat Tambakromo.
Dampak haul ini terhadap perekonomian lokal dan masyarakat sekitar sangat signifikan, terutama dengan adanya pasar malam yang ramai dikunjungi oleh para peziarah.
Dengan demikian, Haul Nyai Ageng Ngerang menjadi acara tahunan yang penting bagi masyarakat setempat dan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang meriah. (Tim Liputan PPL UIN Sunan Kudus)

26 Mei 2026
Pati, Batangan; Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan selama tiga hari memicu ancaman kesehatan serius bagi warga Kabupaten Pati. Ratusan warga…

