pasfmpati.com, Pati Kota ; Kasus penganiayaan yang dilakukan sekelompok remaja di Pati viral dan langsung direspons aparat kepolisian setempat.
Peristiwa terjadi Minggu dini hari, 27 Juli 2025, di depan Optik Melawai, Kampung Mertokusuman, Pati Wetan.
Tiga remaja asal Juwana menjadi korban aksi kekerasan yang terjadi saat mereka berhenti dengan sepeda motornya.
Salah satu korban langsung diseret, dipukuli, dan dihina oleh para pelaku dengan kata-kata provokatif bernada kasar.
Kapolsek Pati Kota IPTU Heru Purnomo membenarkan aksi kekerasan dilakukan secara brutal dan melibatkan sejumlah pelajar.
“Kami menerima laporan, memeriksa CCTV, dan langsung bertindak karena video ini sudah meresahkan masyarakat,” jelasnya.
Setelah identitas pelaku diketahui, polisi bergerak cepat melakukan pengamanan di sekolah para terduga pelaku.
“Tujuh remaja kami amankan secara persuasif, karena semuanya masih di bawah umur dan sedang bersekolah,” katanya.
Orang tua para pelaku dipanggil ke Mapolsek untuk mendampingi proses klarifikasi dan interogasi awal dari penyidik.
“Kami tidak menahan mereka, tetapi memastikan prosesnya terbuka dan disaksikan langsung oleh wali masing-masing,” terangnya.
Para pelaku dikembalikan kepada orang tua untuk dibina dan wajib membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan.
Selain itu, mereka juga harus lapor ke Mapolsek dua kali seminggu guna memastikan proses pembinaan berjalan efektif.
Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak remaja terutama pada malam hari.
“Jangan biarkan anak-anak keluyuran tengah malam tanpa arah, ini bisa picu kekerasan dan pergaulan negatif,” tutupnya.(*)

26 Mei 2026
Pati, Batangan; Banjir yang merendam Desa Ketitangwetan selama tiga hari memicu ancaman kesehatan serius bagi warga Kabupaten Pati. Ratusan warga…

