pasfmpati.com, Batangan ; Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turun langsung meninjau lokasi banjir di Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kunjungan ini dilakukan menyusul keluhan warga Desa Ketitangwetan yang rumahnya terendam banjir akibat tanggul jebol di beberapa titik.
Rombongan BNPB meninjau kondisi tanggul ambrol dan berdialog langsung dengan warga terdampak untuk mendengar keluhan mereka. Peninjauan ini juga merupakan tindak lanjut setelah laporan masyarakat disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto sehari sebelumnya.
Unsur Pengarah BNPB, Rahmawati, menyampaikan lembaganya sudah menyiapkan langkah cepat untuk mengurangi risiko banjir yang berulang. “Kami akan membangun tanggul darurat dalam waktu dekat, dan menyiapkan rencana pembangunan tanggul permanen untuk jangka panjang,” ujarnya.
Rahmawati menambahkan, penanganan menyeluruh memerlukan kerja sama lintas sektor agar hasilnya berkelanjutan. “Semua pihak perlu berkoordinasi karena pembangunan tanggul ini bukan sekadar fisik, tapi juga sistem pengendalian air yang lebih baik,” tegasnya.
Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto, menuturkan pihaknya juga menyiapkan strategi mitigasi menghadapi puncak musim hujan. “Kami sedang mempertimbangkan rekayasa cuaca dan terus memantau perkembangan cuaca bersama BMKG,” katanya.
Sementara itu, warga Ketitangwetan, Dani Anjarwati, berharap penanganan banjir tidak hanya sebatas janji. “Setiap tahun rumah kami terendam, semoga kali ini ada langkah nyata dan tanggul segera diperbaiki,” ungkapnya.
BNPB juga memberikan bantuan darurat kepada warga sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap korban banjir. Lembaga tersebut memastikan, penanganan di Batangan akan diikuti dengan program mitigasi jangka panjang agar masyarakat lebih siap menghadapi bencana di masa depan.(*)

18 Mei 2026
Pati, Winong; Program nonfisik TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati memperluas layanan kesehatan gratis bagi warga Desa Godo Kecamatan Winong. Kegiatan…


