Bertahan di Tengah Sepi: Kisah Perjuangan Pemilik Warung Tua di Plaza Pragola Pati

pasfmpati.com, Margorejo; Hening menyelimuti Plaza Pragola Pati. Pasca pandemi COVID-19, kompleks yang dulu ramai itu kini seperti kehilangan nyawa, menghempaskan nasib para pedagang kecil di dalamnya, termasuk Legi, pemilik salah satu warung makan di bagian belakang plaza.
Dari enam warung yang semula berjajar, hanya warung Legi yang masih bertahan membuka pintu, meski seringkali tak ada satu pun pembeli yang datang seharian. “Sejak pintu gerbang sisi barat ditutup, pengunjung makin sepi dan pendapatan terus merosot,” keluh Legi yang merasakan dampaknya sejak masa pandemi.
Beban usaha Legi bertambah dengan adanya larangan tak resmi untuk berjualan saat warga sekitar menggelar hajatan, seperti khitanan atau pernikahan. “Panitia acara sering melarang warung saya melayani tamu. Tamu disuruh bawa konsumsi sendiri atau pesan dari luar,” jelasnya. Praktik ini semakin menyulitkan kelangsungan usahanya yang sudah terpuruk.
Upaya bertahan hidup telah membawanya berjualan di depan SPBU Margorejo, namun kembali berakhir dengan penggusuran. Dengan pilihan yang terbatas, Legi pun kembali ke Plaza Pragola, berharap ada perubahan.
Di usia senjanya, Legi hanya berharap uluran tangan dan pembinaan dari pihak berwenang. Ia mendambakan akses yang lebih baik ke lokasi warungnya dan keadilan dalam berusaha, terutama saat ada acara warga, agar warung kecilnya dapat kembali bernapas dan menghidupinya. (AP)

Kontributor :

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial