pasfmpati.com, Gunungwungkal; Kabupaten Pati kini memiliki destinasi baru bagi para pencinta durian sejati. Keberadaan durian varian blackthorn di Desa Sampok, Kecamatan Gunungwungkal, memantik rasa penasaran banyak orang, meski harganya sangat premium, mencapai ratusan ribu rupiah per buah.
Kebun “Fiki Farm” yang dikelola Hilal Fiki menjadi episentrum dari tren ini. Di lahan seluas 4 hektar dengan sekitar 300 pohon, ratusan di antaranya telah laris terjual melalui sistem tebas pohon, baik langsung di kebun maupun secara daring. “Usia kebun sudah 7 tahun, dan ini tahun kedua kami buka untuk umum. Varian yang paling banyak disuka adalah musangking dan blackthorn,” jelas Fiki.
Menurut Fiki, rasa durian blackthorn tidak kalah dengan musangking yang sudah lebih dulu populer. “Dijamin, top,” tegasnya. Untuk musim panen 2025-2026 ini, Fiki Farm menawarkan pengalaman unik berupa kunjungan petik buah sendiri yang terbuka bagi masyarakat umum, berlangsung dari Desember 2025 hingga akhir Januari 2026.
Pengalaman langsung dibagikan oleh Amirul Iqbal, seorang penikmat durian asal Pati. Ia sengaja meluangkan waktu untuk menikmati durian premium di kebun tersebut. “Kebetulan musangking habis, jadi saya coba yang durian hitam atau blackthorn. Rasanya legit, enak, lembut, cocok di lidah,” ujarnya. Untuk sekilo lebih (0,9 kg), Iqbal mengeluarkan kocek hingga Rp300 ribu.
Selain menjadi surga bagi durian premium seperti blackthorn dan musangking, Fiki Farm juga tetap membudidayakan durian lokal seperti bawor dan montong. Keberagaman ini menjadikan kebun tersebut sebagai lokasi yang lengkap untuk mengeksplorasi berbagai cita rasa durian Nusantara.(*)

Pati Winong; Menjelang penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati, Satgas mulai mempercepat berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatannya. Anggota Satgas bersama…


