pasfmpati.com, Kota; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto langsung turun ke lokasi banjir di Kabupaten Pati yang telah berlangsung delapan hari. Ia meninjau kondisi pengungsi di posko dan dapur umum di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pati, untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal.
Untuk mengatasi banjir yang meluas, BNPB mengambil langkah inovatif dengan meluncurkan operasi modifikasi cuaca. Suharyanto menjelaskan, tiga pesawat—dua dari BNPB dan satu dari Pemprov Jawa Tengah—akan diterbangkan untuk mengurangi intensitas curah hujan ekstrem di wilayah Pati dan sekitarnya. “Operasi ini bertujuan meredakan hujan dari deras menjadi sedang,” tegasnya.
Selain penanganan darurat, fokus juga diberikan pada pemulihan infrastruktur yang rusak. Kepala BNPB mengkoordinasikan perbaikan jalan, jembatan, dan normalisasi sungai bersama Pemkab Pati, Kementerian PUPR, dan Balai Besar Wilayah Sungai. Dukungan juga datang dari anggota Komisi VIII DPR RI, Sri Wulan, yang mengapresiasi solidaritas masyarakat melalui dapur umum dan berkomitmen mengawal program pemulihan pasca-banjir.
Berdasarkan data Pemkab Pati, bencana ini telah berdampak serius dengan 78 ribu rumah di 136 desa terendam dan merenggut dua korban jiwa. Upaya terpadu dari pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat terus digenjot untuk memulihkan kondisi Kabupaten Pati.(*)

3 Juli 2026
Pati, Kota; Kegiatan donor darah digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati pada Jumat pagi, 3 Juli 2026. Sejumlah peserta yang…


