pasfmpati.com, Jakenan ; Genangan banjir dengan kedalaman hingga 80 sentimeter masih merendam kompleks SD Negeri Karangrowo di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati. Kondisi ini memaksa pihak sekolah memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah bagi seluruh siswa sejak Rabu, 14 Januari 2026.
Kepala SDN Karangrowo, Suryati, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar tidak diliburkan, melainkan dialihkan sementara. “Sekolah memberikan tugas-tugas kepada murid untuk dikerjakan di rumah selama kondisi belum memungkinkan,” jelasnya pada Rabu (21/1/2026). Di dalam sekolah, air telah masuk ke sejumlah ruangan, termasuk ruang guru, sehingga perabot seperti meja dan kursi terpaksa ditumpuk untuk menyelamatkan dokumen penting.
Ahmad Ridwan, penjaga sekolah, mengungkapkan kekhawatirannya dan terus memantau perkembangan ketinggian air yang fluktuatif. “Harapannya, ada tindakan seperti meninggikan bangunan gedung sekolah ini agar ke depannya tidak terdampak banjir lagi,” ujarnya.
Tidak hanya SDN Karangrowo, banjir juga melumpuhkan aktivitas di lima sekolah dasar lain di wilayah yang sama. Sekolah-sekolah tersebut adalah SD Negeri Ngastorejo, SD Negeri Tondomulyo, SD Negeri Bungasrejo, dan SD Negeri Kalimulyo 02.
Dampak banjir yang meluas ini mengganggu proses pendidikan bagi ratusan siswa di Kecamatan Jakenan. Sampai saat ini, belum ada kepastian kapan aktivitas belajar mengajar di dalam sekolah dapat kembali normal, menunggu surutnya genangan air sepenuhnya.(*)

17 Agustus 2026
Pati, Margoyoso; MWC NU Margoyoso bersama Pemdes Kajen menggelar malam tirakatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. Acara…

