pasfmpati.com, Juwana; Genangan banjir masih meliputi 50 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Pati hingga hari ini. Pemerintah daerah segera menjalankan upaya normalisasi sungai disertai pembersihan sampah di berbagai titik jembatan.
Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan bahwa pendangkalan dan tumpukan sampah menjadi faktor utama banjir. “Banjir ini terutama disebabkan oleh pendangkalan sungai dan banyaknya sampah yang menyumbat aliran,” tegas Chandra.
Ia mengungkapkan koordinasi telah dilakukan dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk solusi jangka panjang. Rencana pembangunan kali sudetan sepanjang 11 kilometer dari Sinoman ke Wedarijaksa sedang disiapkan.
Pembangunan sudetan dinilai mendesak karena kapasitas Sungai Juwana sudah tidak memadai. Sungai tersebut tidak lagi mampu menampung lonjakan debit air dari wilayah hulu saat hujan deras.
Berdasarkan pantauan BPBD Pati, ketinggian air sempat turun 20 sentimeter namun kembali naik setelah hujan. Hujan yang mengguyur sejak semalam kembali meninggikan genangan di permukiman dan jalan utama.
Pemkab Pati mengimbau warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan dalam beberapa hari ke depan. Upaya tanggap darurat dan persiapan pembangunan infrastruktur pengendali banjir akan terus diprioritaskan.(*)

2 April 2026
pasfmpati.com, Gembong; Warga Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong Kabupaten Pati dikejutkan penemuan kerangka manusia di kawasan hutan Perhutani blok Watu Tumpuk…


