pasfmpati.com, Kota ; Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati secara resmi meluncurkan Gerakan Investasi Wakaf Uang sebagai terobosan pengentasan kemiskinan. Peluncuran program ini juga merespons kondisi darurat banjir yang masih melanda wilayah Pati.
Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyebut Kemenag Pati sebagai pelopor nasional dalam sistem wakaf uang ini. “Kementerian Agama Kabupaten Pati ini yang pertama kali di Indonesia menerapkan sistem wakaf uang,” ujar Chandra dalam sambutannya.
Ia mengaitkan peluncuran GIWANG dengan upaya membantu korban banjir yang melanda sejak awal Januari. “Mohon dukungan semuanya untuk membantu korban banjir,” katanya mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi.
Chandra menegaskan wakaf uang membongkar persepsi lama tentang wakaf yang membutuhkan harta besar. “Ternyata wakaf ini metodenya uang Rp 1.000,- atau Rp 2.000,- juga sudah termasuk wakaf,” ungkapnya menekankan prinsip inklusivitas gerakan ini.
Kepala Kantor Kemenag Pati, Ahmad Syaikhu, menjelaskan GIWANG lahir dari keprihatinan terhadap angka kemiskinan yang mencapai 9,8 persen. “Pengentasan kemiskinan itu tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegas Syaikhu.
Ia menambahkan wakaf uang merupakan investasi akhirat yang bersifat inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. “Wakaf ini adalah investasi akhirat yang tidak terputus,” jelasnya mengenai tujuan dan esensi dari gerakan yang digagas.(*)

3 Juli 2026
Pati, Kota; Kegiatan donor darah digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati pada Jumat pagi, 3 Juli 2026. Sejumlah peserta yang…


