pasfmpati.com, Kota; Sebanyak 23 anak di Kabupaten Pati diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Gratis Bergizi. Sebanyak 22 anak sempat dirawat di Seat Hospital dan kini seluruhnya sudah kembali ke rumah.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan penanganan kasus dilakukan cepat oleh tim kesehatan daerah. “Semua anak sudah tertangani dengan baik dan kondisinya kini berangsur membaik,” ujarnya.
Risma menyebut kejadian ini menjadi evaluasi penting bagi pemerintah daerah untuk menjamin keamanan program Makan Gratis Bergizi. “Kami harus memastikan setiap makanan aman sebelum dikonsumsi siswa,” tegasnya.
Satgas MBG telah memerintahkan Asisten 1 dan Dinas Kesehatan melakukan pengawasan ketat terhadap penyedia makanan sekolah. “Monitoring terus dilakukan agar kualitas makanan tetap terjaga,” jelas Risma
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan guru dalam mengawasi makanan yang disajikan kepada siswa di sekolah. “Guru harus ikut memastikan makanan layak konsumsi sebelum diberikan,” katanya.
Risma menambahkan, pemerintah daerah belum menerima laporan resmi terkait penyedia makanan yang diangkat melalui mekanisme P3K. “Kami masih menunggu informasi dari pihak terkait,” ungkapnya.
Meski begitu, koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk menjamin kualitas makanan yang diberikan kepada siswa. “Kami ingin program ini tetap berjalan aman dan mendukung kesehatan anak,” ujarnya.
Dengan langkah pengawasan berlapis, pemerintah berharap kepercayaan masyarakat terhadap program Makan Gratis Bergizi tetap terjaga.(*)

3 Juli 2026
Pati, Kota; Baznas Kabupaten Pati mendorong optimalisasi penghimpunan zakat dari sektor swasta dan pertanian untuk kesejahteraan masyarakat. Wacana tersebut mengemuka…


