pasfmpati.com, Rembang; Lebih dari 300 tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat dan bidan di Kabupaten Rembang mengikuti kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan bersama Anggota Komisi IX DPR RI. Kegiatan tersebut dihadiri tenaga kesehatan yang tergabung dalam PPNI dan IBI di wilayah Kabupaten Rembang.
Sosialisasi ini menjadi ruang penguatan pemahaman sekaligus forum diskusi terkait implementasi Program JKN di lapangan. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung, mencerminkan komitmen tenaga kesehatan dalam mendukung keberlangsungan program jaminan kesehatan nasional tersebut.
Ketua IBI Sarang I Kabupaten Rembang, Susanti, mengaku senang dengan terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi adanya sosialisasi ini. Informasi yang kami terima sangat bermanfaat dan tentu akan kami teruskan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Susanti, sebagai tenaga kesehatan yang bersentuhan langsung dengan peserta JKN, pihaknya memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi serta memastikan masyarakat memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta.
“Harapan kami, Program JKN dapat terus berjalan dan memberikan jaminan kesehatan yang berkualitas. Sebagai tenaga kesehatan, kami siap mendukung pelayanan terbaik bagi peserta JKN,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IBI Sarang II Kabupaten Rembang, Nurhidayah, menilai kegiatan sosialisasi tersebut sangat membantu tenaga medis dalam memperoleh informasi yang lebih komprehensif terkait kebijakan dan perkembangan Program JKN.
“Program JKN ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Banyak yang merasakan langsung manfaatnya ketika membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Nurhidayah.
Ia juga menyampaikan bahwa dengan adanya pemahaman yang semakin baik, tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal sekaligus menjelaskan prosedur dan mekanisme JKN kepada masyarakat secara tepat.
“Kami merasa terbantu dengan sosialisasi seperti ini karena memberikan kejelasan informasi bagi tenaga medis. Dengan begitu, kami bisa lebih percaya diri dalam memberikan penjelasan kepada pasien,” lanjutnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, menyampaikan bahwa capaian Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Kabupaten Rembang semakin memperkuat jaminan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan status tersebut, peserta yang baru didaftarkan oleh pemerintah daerah dapat langsung aktif dan segera mendapatkan pelayanan saat dibutuhkan.
“Dengan UHC Prioritas, masyarakat yang baru didaftarkan tidak perlu menunggu lama untuk bisa memanfaatkan layanan kesehatan. Ini tentu mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan tanpa terkendala status kepesertaan,” jelas Nuzuludin.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan menjadi fondasi penting agar jaminan layanan kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu.
“Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat, sehingga jaminan layanan kesehatan melalui Program JKN tidak hanya luas cakupannya, tetapi juga berkualitas dalam pelaksanaannya,” tutupnya.(*)

18 Februari 2026
pasfmpati.com, Winong; Angin puting beliung menerjang Desa Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, pada Rabu siang, 18 Februari 2026. Peristiwa ini…


