pasfmpati.com, Margorejo; BPBD Kabupaten Pati mengingatkan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman musim kemarau panjang yang diprediksi lebih panas tahun ini. Fenomena yang dikenal sebagai Gorilla El Nino diperkirakan membawa dampak kekeringan lebih luas dan berkepanjangan di wilayah Pati.
Kalakhar BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo menyebut istilah tersebut menggambarkan kemarau dengan durasi lebih lama dan suhu meningkat signifikan.
Ia menjelaskan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus dengan jumlah hari tanpa hujan lebih panjang.
“Istilah Gorilla El Nino ini menggambarkan kondisi kemarau yang lebih panjang dan panas sehingga perlu kewaspadaan bersama,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya langkah antisipasi sejak dini agar dampak kekeringan tidak menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.
Martinus mengingatkan meski memasuki musim kemarau, hujan masih mungkin terjadi di beberapa wilayah dengan intensitas cukup tinggi.
“Hujan di wilayah hulu bisa memicu banjir di daerah lain sehingga masyarakat tetap harus waspada terhadap bencana,” jelasnya.
Selain kekeringan, masyarakat diminta mewaspadai ancaman lain seperti angin kencang dan kebakaran akibat kondisi udara semakin kering. Ia menilai kelalaian kecil seperti pembakaran sampah dan instalasi listrik rusak dapat memicu kebakaran di musim kemarau.
BPBD Pati telah menyiapkan armada tangki air untuk mendukung distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan.
“Kami menyiapkan empat unit tangki air dan membuka kerja sama dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” katanya.
BPBD juga menyediakan tandon air untuk dipinjam masyarakat sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air bersih mendatang. Masyarakat diimbau menghemat penggunaan air serta menyesuaikan pola tanam agar risiko kerugian akibat kemarau dapat ditekan.(*)

30 Mei 2026
Pati, Kota; Polresta Pati mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar fasilitas pendidikan di wilayah Kecamatan Pati baru-baru ini. Pengungkapan…


