Pati, Kota; Sejumlah perwakilan kelompok tani dari beberapa kecamatan di Kabupaten Pati mendatangi DPRD Pati untuk menyampaikan aduan terkait bantuan puso. Mereka mengaku belum menerima bantuan meskipun sebelumnya tercantum sebagai penerima dalam program penanganan gagal panen.
Audiensi berlangsung di ruang pertemuan DPRD Pati dengan menghadirkan unsur legislatif serta perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Pertemuan tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas laporan petani yang mempertanyakan transparansi penyaluran bantuan pemerintah.
Para petani menyampaikan kekhawatiran karena tidak semua anggota kelompok menerima bantuan sesuai daftar yang beredar. Sebagian petani juga mengaku enggan menyampaikan keluhan secara terbuka karena khawatir mendapat tekanan dari kelompoknya.
Ketua DPRD Pati Ali Badruddin mengatakan aduan masyarakat menjadi dasar penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan lembaganya. DPRD, lanjut dia, tidak dapat mengambil kesimpulan tanpa laporan resmi serta dukungan data yang dapat diverifikasi.
“Kalau tidak ada datanya kemudian tidak ada yang mengadu bagaimana kita mau menelisihkan. Nah ini kan ada yang mengadu dan tadi ada empat orang yang datang menyampaikan laporan,” kata Ali.
Ali menegaskan DPRD akan menjamin hak petani apabila ditemukan kendala dalam distribusi bantuan maupun pupuk bersubsidi. “Jangan dipersulit petani, intinya begitu. Hak-hak petani harus diberikan dan pemerintah harus hadir melindungi kepentingan mereka,” tegasnya.
Menurut Ali, informasi sementara yang diterima dari BPBD menunjukkan dana bantuan telah disalurkan kepada kelompok penerima. Namun DPRD tetap meminta daftar penerima bantuan dari setiap kelompok untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi lapangan.
“Kita tidak bisa menjustisi ada pemotongan sebelum dilakukan pengecekan. Nanti penerimanya akan kita undang satu per satu untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo menyatakan pihaknya menerima masukan DPRD untuk memperkuat verifikasi penerima manfaat. BPBD akan melakukan klarifikasi langsung kepada petani guna memastikan bantuan diterima sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami klarifikasi langsung kepada petani penerima manfaat untuk memastikan mereka menerima anggaran sesuai keputusan bupati. Menurut proses pembayaran, seluruh bantuan sudah kami laksanakan dan selesai pada tanggal enam Mei kemarin,” kata Martinus.(*)

3 Juni 2026
Pati, Kota; Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan perjalanan ibadah mendorong tingginya kunjungan vaksinasi di Balkesmas Pati. Fasilitas kesehatan pemerintah…

