Pati, Kota; Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan perjalanan ibadah mendorong tingginya kunjungan vaksinasi di Balkesmas Pati. Fasilitas kesehatan pemerintah tersebut kini menjadi pusat pelayanan vaksinasi internasional bagi calon jemaah umroh dan haji.
Balkesmas Pati menjalankan fungsi sebagai perwakilan Karantina Kesehatan Jawa Tengah dalam pelayanan vaksinasi internasional resmi. Layanan tersebut mencakup vaksin meningitis dan poliomyelitis yang menjadi syarat wajib memasuki wilayah Arab Saudi.
Kebijakan kesehatan internasional itu diterapkan untuk melindungi jemaah dari risiko penularan penyakit menular selama perjalanan. Pemerintah Arab Saudi mewajibkan bukti vaksinasi sebagai dokumen pendukung sebelum calon jemaah memasuki negaranya.
Kepala Balkesmas Wilayah Pati dr. Arry Wahyu Sasotya mengatakan vaksinasi merupakan langkah penting menjaga kesehatan individu. Menurutnya, perlindungan kesehatan tidak hanya berdampak kepada jemaah, tetapi juga masyarakat secara luas.
“Fungsi vaksin adalah memicu pembentukan antibodi atau kekebalan tubuh agar terhindar dari keparahan penyakit menular. Ini juga membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok sehingga perlindungan kesehatan masyarakat semakin optimal,” katanya.
Untuk mempermudah masyarakat, Balkesmas Pati menyediakan paket bundling vaksin meningitis dan poliomyelitis dengan tarif lebih terjangkau. Program tersebut telah berjalan sejak awal 2025 sebagai upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi jemaah.
Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 757 peserta telah menerima layanan vaksinasi sebelum keberangkatan ibadah luar negeri. Jumlah tersebut berasal dari berbagai daerah meliputi Pati, Jepara, Kudus, Rembang, Blora, serta Grobogan.
Salah satu calon jemaah umroh asal Kabupaten Jepara, Yuyun Farida, mengikuti vaksinasi bersama anggota keluarganya. Ia menjalani vaksin meningitis dan poliomyelitis sebagai persiapan keberangkatan umroh yang telah dijadwalkan sebelumnya.
“Hari ini suntik vaksin Meningitis dan Poliomyelitis sebagai syarat berangkat umroh tanggal delapan Juli 2026 nanti. Baru pertama ini mengikuti suntik vaksin dan berangkat umroh sehingga saya mengikuti seluruh ketentuan perjalanan,” ujarnya.
Selain memperoleh perlindungan kesehatan, peserta vaksinasi juga menerima Certificate of Vaccination atau e-ICV sebagai dokumen resmi. Balkesmas Pati berharap seluruh jemaah dapat beribadah dengan sehat, aman, lancar, dan kembali dalam kondisi prima.(*)

3 Juni 2026
Pati, Kota; Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan perjalanan ibadah mendorong tingginya kunjungan vaksinasi di Balkesmas Pati. Fasilitas kesehatan pemerintah…

