Pati, Jakenan; Aksi perusakan yang dilakukan sekelompok pemuda di sebuah warung kopi Desa Plosojenar memicu keresahan masyarakat setempat. Peristiwa tersebut menjadi perhatian aparat karena berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.
Kejadian berlangsung pada dini hari ketika sejumlah pemuda mendatangi warung kopi milik ABS menggunakan sepeda motor. Mereka diduga melakukan perusakan sambil berteriak kasar kepada korban serta pengunjung yang berada lokasi.
Akibat kejadian itu, beberapa fasilitas warung mengalami kerusakan sehingga menimbulkan kerugian materiil bagi pemilik. Barang yang rusak meliputi kursi, galon air isi ulang, serta lampu penerangan pada bagian teras.
Laporan korban langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Jakenan melalui serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi. Petugas mengumpulkan keterangan lapangan untuk mengungkap identitas para pelaku yang terlibat dalam kejadian.
Kapolsek Jakenan AKP Heru Purnomo mengatakan penyelidikan dilakukan segera setelah laporan masyarakat diterima petugas.
“Begitu menerima pengaduan korban, anggota langsung melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi serta bukti,” ujar Kapolsek Jakenan, Sabtu, 4 Juli 2026.
Pemeriksaan sejumlah saksi kemudian mengarahkan penyidik kepada empat orang yang diduga terlibat perusakan tersebut. Petugas lebih dahulu mengamankan satu terduga pelaku sebelum tiga lainnya datang secara kooperatif.
“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengidentifikasi para pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Satu orang kami amankan terlebih dahulu kemudian tiga lainnya datang memenuhi panggilan pemeriksaan petugas,” tutur AKP Heru.
Selain mengamankan para terduga pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan kejadian. Barang bukti tersebut meliputi batu, pakaian, galon pecah, kursi rusak, dan sebilah pedang bergagang kayu.
Temuan senjata tajam dalam proses penyidikan menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan risiko gangguan keamanan. Penyidik masih mendalami kemungkinan keterkaitan barang tersebut dengan rangkaian peristiwa yang dilaporkan korban.
AKP Heru menegaskan kepolisian tidak memberikan ruang terhadap tindakan yang mengganggu ketertiban masyarakat setempat. Proses penyidikan terus berjalan untuk memastikan seluruh fakta terungkap sesuai ketentuan hukum berlaku.(*)

Pati, Margorejo; Pegawai PPK 32 melakukan pemeliharaan rutin di Jalan Lingkar Sukokulon, Margorejo, Kabupaten Pati, untuk menjaga kondisi jalan nasional…


