Pati, Kota; Harga emas mengalami penurunan selama sekitar dua pekan terakhir, setelah sebelumnya sempat meningkat. Penurunan tersebut mengikuti perkembangan pasar pasca meredanya ketegangan geopolitik yang sebelumnya mendorong kenaikan harga emas.
Karyawan Toko Emas 33A Pati, Hartono mengatakan, harga emas mulai turun sekitar dua pekan terakhir. Harga emas tua yang sebelumnya mencapai sekitar Rp2.400.000 per gram kini turun menjadi sekitar Rp2.100.000 per gram.
“Mungkin antara dua mingguan lebih kita ya sudah mulai turun-turun. Lonjakan harga emas sebelumnya dipengaruhi situasi perang yang sempat memicu kenaikan berbagai komoditas, termasuk bahan bakar,” kata Hartono saat diwawancara, Sabtu, 4 Juli 2026.
Meski demikian, ia menilai pergerakan harga emas masih bergantung pada kondisi pasar sehingga belum dapat dipastikan akan terus menurun atau kembali naik. Penurunan harga emas juga dirasakan masyarakat yang hendak menjual kembali perhiasannya.
Salah seorang pembeli, Kartini mengaku kecewa karena nilai jual emas yang diterimanya lebih rendah dibandingkan saat harga masih berada pada posisi tinggi.
“Bagi penjual seperti toko ini, ya enak yang turun, soalnya kan banyak pembeli. Kalau bagi yang mau jual, ya enak yang naik terus,” ujarnya
Masyarakat berharap harga emas stabil, sehingga saat sebelum dan sesudah melakukan transaksi pembeli dan penjual sama – sama untung.(Tim Liputan PPL Mahasiswa UIN Sunan Kudus)
4 Juli 2026
Pati, Kota; Harga emas mengalami penurunan selama sekitar dua pekan terakhir, setelah sebelumnya sempat meningkat. Penurunan tersebut mengikuti perkembangan pasar…


