pasfmpati.com, Pati Kota : Guru dan orang tua/wali murid harus mengintensifkan komunikasi dalam pendidikan. Ini sebagai upaya untuk meminimalkan kasus bullying atau perundungan yang sering terjadi antar siswa.
Usai mengikuti pelatihan pembuatan pakan ikan di Hotel Gritary Perdana Pati, Kamis (28/9/2023), Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Partai Golkar Endah Sri Wahyuningati berharap, dengan semakin maraknya beberapa kasus perundungan (bullying) antar siswa yang terjadi, methode pembelajaran dan komunikasi di antara siswa, guru dan orang tua ini lebih diintensifkan untuk dievaluasi.
“Karena permasalahan itu tidak bisa diurai hanya kemudian kasus ini anaknya dipanggil. Pasti ada sebab dan sumber masalah, kenapa itu sampai terjadi,” terangnya.
Bacaleg Partai Golkar dari dapil Pati 1 untuk Pemilu 2024 ini mengatakan, selain komunikasi intensif juga harus dibuatkan penguatan aturan supaya tidak selalu terjadi hal seperti itu. Tentu dalam pembahasannya harus melibatkan banyak pihak termasuk tokoh-tokoh agama, dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat.
“Maksudnya dalam proses beliau bersiar itu juga menyampaikan ini sehingga tata krama adab dari anak-anak juga lebih baik. Sehingga hal ini dan juga pembatasan-pembatasan dengan media ini yang memang menjadi satu kesulitan tersendiri, karena anak sekarang bisa mengakses dan melihat itu kadang sebagai suatu bentuk contoh, bahwa ini bisa dilakukan,” jelasnya.
Semua pihak, kata Mbak Ning sapaan akrab anggota dewan satu ini, perlu kerjasama intensif dari semua pihak termasuk siswa, serta memperbanyak muatan-muatan untuk mengurai masalah yang selama ini tersumbat, dan sumber perundungan (bullying) ini sedikit demi sedikit nanti bisa terkurangi. Serta sanksi yang jelas dan tegas, sehingga mereka berfikir, bila hendak melakukan perundungan.(*)



