Subsidi Dikurangi, Petani Semakin Kesulitan Dapatkan Pupuk

pasfmpati.com, Pati Kota : Petani secara umum, khususnya di Kabupaten Pati kini mulai resah dan kesulitan mendapatkan pupuk bersubdisi. Ini sebagai dampak kebijakan pemerintah mengurangi anggaran pupuk bersubsidi.
Seorang petani di Desa Jambean Kabupaten Pati Kamelan terkejut dengan kebijakan pemerintah yang mengurangi anggaran untuk pupuk bersubsidi. Ini tentu akan menyulitkan petani, karena akan menambah biaya produksi untuk membeli pupuk non subsidi.
“Karena selama ini, meski pun pupuk masih bersubsidi banyak petani yang belum mampu menebus pupuk. Apalagi nanti ketika subsidi dikurangi, otomatis petani akan dengan keadaan kebutuhan pupuk petani akan membeli pupuk non subsidi,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian (Dipertan) Kabupaten Pati Niken Tri Meiningrum membenarkan, pemerintah pusat mengurangi alokasi anggaran untuk pupuk subsidi. Ini lantaran, harga bahan baku yang diimpor mengalami kenaikan harga, serta pengaruh perang Rusia – Ukraina.
“Penurunan alokasi pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Pati ini, mungkin anggaran, kenaikan harga bahan baku yang masih impor,” jelas Niken Tri Meiningrum.
Berdasar SK Gubernur Jawa Tengah NOMOR 521.34/59 tahun 2023, alokasi untuk Kabupaten Pati, pupuk urea sebanyak 21.461 ton atau 52 persen dari pengajun. Sementara untuk pupuk NPK sebanyak 15.844 TON atau 29 persen dari pengajuan.(*)

Kontributor :

Januari 2024
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial