pasfmpati.com, Pati Kota: Masyarakat mulai merasakan kenaikan harga daging ayam di pasaran umum, terutama di pasar-pasar tradisional. Ini terjadi sejak sepekan terakhir pascalebaran dengan kenaikkan yang signifikan.
Seorang pembeli Nana Mulyana mengeluh, saat hendak belanja daging ayam di depot atau lapak Pasar Rogowongso. Pasalnya harga per Kg harga daging ayam naik Rp10 ribu.
“Sebelumnya, harga ayam di pasaran berkisar Rp35 ribu per Kg. Namun, saat ini harga ayam telah melonjak hingga mencapai Rp45 ribu per kilogram atau naik sepuluh ribu rupiah,” jelasnya.
Dia mengaku biasanya dia beli untuk memenuhi dagangannya 8 Kg sehari. Karena ada kenaikan ini, untuk sementara mengurangi dulu menyesuaikan modal.
Keluhan juga dirasakan pedagang daging ayam seperti Marsiah. Dia mengatakan, kenaikan harga ini terjadi sejak seminggu terakhir pascalebaran. Kenaikan harga daging ayam ini, katanya salah satunya penyebabnya melonjaknya harga pakan yang mahal, di sisi momentum lebaran, yang biasanya memang terjadi peningkatan permintaan.
“Untuk dada, kepala dan sayap itu murah, hanya Rp20 ribu/Kg, tapi untuk dagingnya mencapai Rp45 ribu/Kg. Ini terjadi sejak lepas lebaran ini, minggu terakhir ini,” katanya.
Baik pembeli maupun pedagang berharap harga kembali normal. Pembeli terutama para pelaku UMKM bisa kembali menyesuaikan modalnya, dan pedagang berharap langganannya ajeg seperti semula.(*)

14 Juli 2026
Pati, Winong; Sebuah mobil mendadak mengeluarkan percikan api di bagian bawah kemudi tepat setelah pengisian bahan bakar di SPBU Winong…


