pasfmpati.com, Pati Kota: Rumah-rumah sakit mitra BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati mulai menerapkan aplikasi identifikasi wajah atau face recognation. Pasalnya aplikasi ini lebih mudahkan dan mempercepat petugas dalam pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Direktur RSUD Kayen Bambang Santoso mengatakan, aplikasi itu sangat membantu rumah sakit yang dipimpinanya. Petugas semakin lebih ringan dalam melayani pasien yang hendak berobat, ketimbang menggunakan sidik jari.
“Ya kemungkinan besar akan mempercepat dan mempermudah layanan pada peserta saat validasi. Jadi lebih cepat tidak ada antrian yang terlalu panjang pada saat pasien saat validasi,” katanya.
Hal ini juga diungkapkan Direktur KSH Tayu Irawan Sanjoto Putro. Dengan identifikasi wajah, mampu menghindarkan penyalahgunaan identitas orang lain, untuk mengakses layanan kesehatan.
“Dengan menggunakan sidik jari, bisa saja lain pasiennya, lain yang datang, itu sangat tidak menguntungkan kedua belah pihak. Oleh karena itu, kami mengembangkan aplikasi face recognation, yang terhubung langsung dengan server BPJS Kesehataan,” terang Irawan Sanjoto Putro.
Aplikasi identifikasi wajah juga telah digunakan KSH Pati, RSUD RAA Soewondo, serta rumah sakit lainnya di Kabupaten Pati.(*)

28 Mei 2026
Pati, Kota; Anggota DPR RI Firman Soebagyo menanggapi sorotan publik tentang melemahnya fungsi pengawasan dewan akhir-akhir ini. Menurutnya, DPR tetap…


