pasfmpati.com, Pati Sukolilo: Puluhan pemuda penghayat kepercayaan atau yang lebih familiar dengan sebutan sedulur sikep, mengadakan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Namun cara mereka memperingatinya dengan menanam biji pohon, di Bukit Alang-alang Desa Kedumulyo Kecamatan Sukolilo, Senin (28/10/2024).
Pemudi Sedulur Sikep Cahaya Kencana mengatakan, memperingati Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial, tapi dengan bukti nyata. Salah satunya menghijaukan kembali lahan kritis di kawasan hutan dengan penanaman pohon.
“Kan sudah terlihat sendiri, kondisinya gundul, jadi butuh penghijauan. Harapannya, Gunung Kendeng kembali hijau, dan membuka hati masyarakat untuk ikut menanam,” ujarnya.
Penanaman pohon di kawasan kritis peringatan Sumpah Pemuda itu, melibatkan BPBD Kabupaten Kudus, dan Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK). Menurut Kasi Kedaruratan BPBD Kudus Ahmad Munaji, keterlibatannya menanam pohon ini untuk memberikan keselamatan bagi kehidupan manusia di masa mendatang.
“Menanam pohon bersama teman-tema sedulur sikep untuk menyelamatkan Gunung Kendeng, dimana Pegunungan Kendeng ini kita ketahui sangat kritis di saat hujan sangat melimpah itu banyak sekali kejadian banjir dan tanah longsor,” katanya.
Selesai menanam pohon, sedulur sikep mengadakan diskusi tentang fungsi kendeng untuk ketahanan pangan nasional dan pagelaran musik kekinian.(*)



