pasfmpati.com, Pati Juwana: Sekda Pati, Jumani, mengingatkan desa berprestasi agar tidak terlena dengan penghargaan yang telah diraih. “Stunting bisa muncul sewaktu-waktu, sehingga pencegahan harus terus dilakukan,” ujarnya saat deklarasi di Trimulyo.
Prestasi desa berkinerja baik diharapkan dapat menginspirasi desa lain dalam upaya penurunan stunting. Sepuluh desa terbaik telah dinilai berdasarkan kinerja dan inovasi program penanganan stunting.
Beberapa indikator penting meliputi dana desa untuk program stunting, rapat evaluasi, serta rembuk stunting rutin. Kolaborasi antara pemerintah desa dan pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan melawan stunting.
Sekda juga menyerahkan bantuan perpipaan air minum dan program jambanisasi untuk mendukung penurunan stunting. Bantuan ini diharapkan membantu desa mengatasi kemiskinan ekstrem sekaligus menjaga kesehatan masyarakat.
“Desa dan seluruh stakeholder memiliki peran luar biasa dalam keberhasilan program ini,” tegas Jumani dalam pidatonya. Ia berharap sinergi lintas sektor terus ditingkatkan dengan menghadirkan berbagai inovasi baru.
Acara ini dihadiri Ketua Dharma Wanita, camat, kepala OPD, bidan desa, dan para tamu undangan lainnya. Semua pihak diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam memerangi stunting demi generasi yang lebih sehat.(*)



