pasfmpati.com, Pati Kota: Menjelang puasa Ramadhan 2025, minyak kita mengalami kelangkaan di pasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah. “Pembeli dan distributor kelabakan mencari minyak kita, yang sulit ditemukan di pasaran,” ujar Triwati, salah satu pembeli.
Di Kabupaten Pati, minyak kita sangat sulit diperoleh, dan harga yang ada pun lebih tinggi dari biasanya. “Harga minyak kita per liter saat ini sekitar 17.100 hingga 17.200 rupiah, jauh di atas harga eceran tertinggi,” kata Rudi Sulistyanto, seorang penjual minyak.
Sementara itu, pembeli juga enggan membeli minyak curah yang lebih mahal dibandingkan dengan minyak kita. “Minyak curah di pasaran tembus 17.800 hingga 17.900 rupiah per liter, harga yang jauh lebih mahal,” ungkap Triwati.
Kelangkaan minyak kita sudah terjadi selama dua pekan terakhir, namun penyebabnya masih belum diketahui. “Kami tidak tahu apa penyebab kelangkaan minyak kita ini, padahal permintaan terus ada,” jelas Rudi Sulistyanto.
Masyarakat pun berharap agar kelangkaan minyak kita segera teratasi menjelang bulan puasa. “Kami sangat berharap stok minyak kita bisa kembali normal agar tidak menyulitkan pembeli,” tambah Triwati.
Penjual minyak juga berharap agar pasokan minyak kita kembali lancar seiring dengan kebutuhan yang meningkat menjelang Ramadhan. “Kami berharap ada solusi agar kelangkaan ini segera berakhir,” tutup Rudi.
Pemerintah diharapkan segera turun tangan untuk mengatasi masalah ini agar masyarakat dapat memperoleh minyak kita dengan harga yang wajar. “Semoga stok minyak kita bisa kembali normal sebelum bulan puasa,” harap Triwati.(*)

28 Mei 2026
Pati, Winong; Suasana khidmat dan penuh kehati-hatian menyelimuti prosesi penyembelihan hewan kurban di Masjid At-Taqwa, Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten…


