pasfmpati.com, Pati Kota; Warga Sukolilo yang tergabung dalam Sukolilo Bangkit menggelar audiensi dengan Komisi A DPRD Pati, Kamis lalu. Pertemuan ini membahas dampak serius aktivitas tambang terhadap lingkungan dan warga sekitar.
“Kami datang untuk memperjuangkan keselamatan dan hak hidup masyarakat dari ancaman tambang,” jelas Slamet Riyanto.
Slamet menyampaikan bahwa longsor dan rusaknya sumber air bersih telah mengganggu kehidupan petani di desanya. Tambang-tambang itu dianggap tidak memberikan manfaat apapun bagi warga sekitar.
“Kami tidak mendapat keuntungan dari tambang, hanya kerusakan yang kami rasakan setiap hari,” ujarnya.
Ketua Komisi A DPRD Pati, Narso, menyambut audiensi ini sebagai masukan penting dari masyarakat terdampak. Ia memastikan akan menyampaikan seluruh hasil pertemuan kepada pimpinan DPRD.
“Aspirasi ini akan kami bawa ke rapat pimpinan dan ditindaklanjuti secara kelembagaan,” ujar Narso.
Narso menambahkan bahwa audiensi lanjutan akan mengundang dinas terkait agar penyelesaian masalah lebih komprehensif. Beberapa pihak yang akan dilibatkan antara lain Dinas LH, Satpol PP, dan Kepolisian.
“Kami ingin penyelesaian menyeluruh, jadi semua dinas teknis akan kami undang bersama,” tegasnya.
Selain kerusakan, warga mengeluhkan adanya tekanan terhadap pemilik lahan yang menolak tambang beroperasi. Beberapa warga bahkan merasa terintimidasi dan tak berani mendatangi lahannya sendiri.
“Ada oknum yang membuat warga takut, mereka ditekan agar tidak menolak keberadaan tambang,” ucap Slamet.
Warga berharap hasil audiensi membawa tindakan nyata dari pemerintah dan bukan hanya catatan administratif. Rencana selanjutnya adalah menyuarakan aspirasi ke ESDM, DLH, dan lembaga teknis lainnya.
“Kami siap lanjutkan perjuangan ini sampai ke instansi pusat jika perlu,” tuturnya.
Dengan audiensi ini, warga berharap peran aktif dewan mampu menghentikan aktivitas tambang yang merugikan. Mereka ingin keadilan lingkungan dan keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah.
“Kami hanya ingin lingkungan aman, tidak rusak karena tambang-tambang yang terus dibiarkan,” pungkas Slamet.(*)

11 Juli 2026
Pati, Margorejo; PT PLN memasang saklar pemutus beban atau Load Break Switch (LBS) di Jalan Nasional 1 Wangunrejo, Kecamatan Margorejo,…


