pasfmpati.com, Gabus ; Banjir telah merendam sebagian wilayah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sejak Sabtu lalu (10,1,2026), hingga saat ini. Namun bagi sebagain pelajar, banjir bukan menjadi penghalan, untuk tetap berangkat menimba ilmu.
Seperti halnya Febrina, pelajar asal Dukuh Biteng Desa Banjarsari Kecamatan Gabus Kabupaten Pati. Setiap hari dia harus tetap berangkat sekolah meski harus melewati jalan desa yang mulai terendam banjir.
“Ketinggian air memang bervariasi ya, tapi di tempat saya sudah setinggi lutut. Saya tetap berangkat sekolah, karena mencari ilmu,” kata Febrina selepas menyeberangi banjir dengan jalan kaki.
Supatno, orang tua Febrina khawatir, dengan kondisi banjir yang masih terus bertambah, dan hujan masih terus turun. Dan sekolah tetap mewajibkan siswanya masuk, seperti biasa.
“Karena kebijakan sekolah, mau tidak mau anak-anak harus tetap berangkat, meski harus menyeberangi banjir. Kita berharap banjir segera surut, dan bisa normal kembali,” jelas Supatno dengan nada khawatir.
Dukuh Biteng Desa Banjarsari Kecamatan Gabus merupakan daerah langganan banjir akibat dari luapan Sungai Silugonggo. Bahkan bila banjir semakin dalam, warga di dukuh ini sempat terisolir beberapa hari.(*)

3 Juli 2026
Pati, Kota; Kegiatan donor darah digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati pada Jumat pagi, 3 Juli 2026. Sejumlah peserta yang…


