pasfmpati.com, Juwana; Banjir yang menggenangi 123 desa di Kabupaten Pati tidak hanya merendam rumah warga setinggi lebih dari 1 meter, tetapi juga mengisolasi mereka dari suplai makanan.
Desa Bumirejo, Juwana, menjadi salah satu contoh di mana lebih dari 700 jiwa terdampak dan sebagian terpaksa mengungsi ke posko darurat yang dibuka pemerintah desa.
“Saat ini aktivitas warga lumpuh total dan logistik mulai menipis,” ujar Sekretaris Desa Bumirejo, Irfan, mendesak respons yang lebih cepat. Warga, seperti Alma, mengungkapkan banjir yang mencapai paha orang dewasa diduga merupakan kiriman dari wilayah Kudus. Ia juga mengakui baru mendapat bantuan makanan sekali sejak bencana terjadi. Bantuan mandiri dari organisasi masyarakat, seperti Ormas Lindu Aji Jalasutra, mulai mengalir untuk mengisi celah darurat ini.

3 Juli 2026
Pati, Kota; Kegiatan donor darah digelar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati pada Jumat pagi, 3 Juli 2026. Sejumlah peserta yang…


