Pati, Kota; Ratusan nelayan perikanan tangkap Juwana, Pati, menggelar aksi damai menuntut penurunan harga BBM non subsidi. Aksi berlangsung di depan Kantor Bupati Pati sebagai respons atas lonjakan biaya operasional melaut.
Para nelayan menyuarakan aspirasi dengan konvoi kendaraan serta perangkat suara untuk menarik perhatian pemerintah daerah setempat. Mereka menilai harga solar non subsidi saat ini tidak sebanding dengan pendapatan hasil tangkapan yang diperoleh.
Koordinator Lapangan Aksi Nelayan Perikanan Tangkap, Muhammad Agung, menegaskan kebijakan harga BBM perlu disesuaikan dengan kemampuan nelayan. “Kami meminta ada kebijakan khusus agar harga BBM non subsidi lebih terjangkau bagi nelayan perikanan tangkap,” ujarnya.
Ia menambahkan nelayan akan terus mengawal tuntutan tersebut hingga pemerintah memberikan solusi konkret yang berpihak pada sektor perikanan. “Jika belum ada keputusan, kami siap menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegasnya.
Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan pemerintah daerah akan menindaklanjuti aspirasi nelayan ke tingkat kementerian terkait. Ia menegaskan dukungan pemerintah daerah dalam mendorong kebijakan harga BBM yang lebih adil bagi nelayan.
“Seluruh aspirasi akan kami bawa ke pemerintah pusat agar mendapatkan dukungan kebijakan yang sesuai kebutuhan nelayan,” jelasnya. Penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan perwakilan nelayan menjadi langkah konkret mendorong perubahan kebijakan.(*)
![{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}](https://pasfmpati.com/radio/wp-content/uploads/2026/05/260504-Demo-PAS-649x365.jpg)


