Sungai Mengering, Ikan Jadi Rebutan

Pati, Jakenan; Kekeringan panjang membuat debit air Sungai Silugonggo menyusut drastis dan menyisakan dasar sungai yang terbuka. Kondisi ini justru memunculkan ribuan ikan sapu-sapu yang selama ini bersembunyi di kedalaman sungai.
Video kemunculan ikan sapu-sapu ini menyebar cepat di media sosial dan memicu gelombang kedatangan warga. Sejumlah pencari ikan bahkan rela menempuh perjalanan jauh dari luar kota demi memanen ikan tersebut.
Wahyu, warga Kabupaten Lamongan Jawa Timur, mengaku bersama lima rekannya rela bermalam di bantaran sungai sejak kemarin siang. Ia menyebut informasi viral di Facebook menjadi alasan utama rombongannya nekat menempuh perjalanan jauh.
“Ya, soalnya kan jauh, di Facebook viral itu, makanya saya datang kesini,” ujar Wahyu. “Kondisinya masih bagus, meski ikannya kering karena kena panas.”
Hasil buruan rombongan Wahyu terbilang fantastis dengan capaian sekitar empat ton dalam waktu singkat. Mereka menargetkan total dua belas ton ikan sapu-sapu untuk diangkut kembali ke Lamongan.
Ikan-ikan tersebut nantinya tidak dikonsumsi manusia, melainkan diolah menjadi pakan ternak lele di kampung halaman. Skema ini dinilai menguntungkan karena mengurangi biaya pakan sekaligus memanfaatkan melimpahnya ikan sapu-sapu.
Fenomena ini juga menarik perhatian warga sekitar yang datang bukan untuk berburu, melainkan sekadar menonton. Novi, salah satu pengunjung asal Juwana, mengaku penasaran dengan kondisi sungai yang mendadak surut dan dipadati ikan.
“Sungainya kering, sama banyak ikannya, sama menikmati suasana sunset,” kata Novi. “Sambil ngobrol, makan jajan, sama menikmati suasananya juga bagus.”
Novi menuturkan lokasi tersebut sempat ramai dikunjungi warga sebelum akhirnya kembali sepi menjelang malam. Ia mengaku tidak merasa khawatir meski aroma amis menyengat turut menyelimuti kawasan bantaran sungai tersebut.
Fenomena sungai kering yang dipadati pemburu ikan dan warga ini berlangsung tanpa penerangan memadai hingga larut malam. Petugas setempat diharapkan segera turun tangan mengawasi lokasi demi mencegah risiko kecelakaan di area sungai yang licin.(*)

Kontributor :

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial