Petani Jakenan Terpaksa Beli Air Tangki

Pati, Jakenan; Petani padi Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, terpaksa merogoh kocek pribadi membeli air demi selamatkan tanaman kekeringan. Kondisi kekeringan parah memaksa mereka mengeluarkan biaya tambahan besar hanya untuk mempertahankan sawah tetap berair.
Kondisi ini jauh berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya ketika saluran irigasi masih mengalirkan air secara gratis. Musim kemarau tahun ini membuat saluran irigasi benar-benar kering sehingga petani kehilangan sumber air alami mereka.
Petani bernama Antok mengaku harus membeli air dari truk tangki demi menjaga bobot gabah tetap maksimal. Satu tangki air dibanderol sekitar Rp180 ribu hingga Rp190 ribu, jauh membebani biaya produksi pertanian mereka.
“Ini airnya beli dari truk tangki, tahun sebelumnya tidak pernah seperti ini sama sekali. Sekarang sudah tidak ada air sama sekali sehingga ongkos bertani jadi lebih besar,” ujar Antok, petani Desa Bungasrejo.
Petani lain bernama Nawi bahkan membeli hingga dua tangki air dalam sehari demi menyelamatkan tanaman padinya. Ia rela menanggung ongkos besar tersebut asalkan tanaman padinya tetap bisa dipanen hingga tuntas nanti.
“Kalau kurang air saya tidak bisa panen, makanya saya terpaksa membeli tangki air setiap hari. Saya rugi tidak masalah, yang penting padi ini bisa selamat,” kata Nawi, petani Desa Bungasrejo.
Plt Sekretaris Dispertan Pati Sugiharto menyebutkan sekitar 1.528 hektare lahan pertanian se-Kabupaten Pati berpotensi terganggu kekeringan tahun ini. Kecamatan Jakenan masuk daftar wilayah prioritas bersama Pucakwangi, Batangan, dan Kayen yang mengalami kekurangan air serupa.
Tanaman padi di sejumlah desa wilayah Jakenan disebut sudah berusia sekitar dua bulan menjelang masa panen tiba. Kondisi tanaman tersebut dinilai sangat membutuhkan pasokan air segera agar hasil panen tidak gagal total.
Pemerintah daerah tengah menunggu aliran air dari Waduk Kedung Ombo yang telah dibuka sejak 15 September lalu. Dinas Pertanian berharap aliran air tersebut segera sampai ke sungai dan dapat dimanfaatkan petani terdampak kekeringan.
Dinas Pertanian Pati memastikan distribusi air irigasi bagi Kecamatan Jakenan terus dikawal hingga kondisi kekeringan benar-benar pulih sepenuhnya.(*)

Kontributor :

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial