Pati, Gabus; Polda Jawa Tengah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga tiga desa di Kabupaten Pati yang dilanda kekeringan. Warga Desa Plumbungan, Kecamatan Gabus, selama ini membeli air sendiri karena sumur mereka tidak lagi bisa dipakai.
Tim Paminal Bidpropam Polda Jateng mengirim enam tangki air, masing-masing berkapasitas 8.000 liter, ke tiga desa terdampak. Total volume bantuan mencapai 48.000 liter, dan Plumbungan menjadi salah satu desa penerima kiriman dari kepolisian tersebut.
“Kekeringan di kampung kami sudah berlangsung sekitar tiga bulan, dan air sumur sekarang terasa asin saat memasak. Kami terpaksa membeli satu tangki air sekitar 5.000 liter seharga Rp150.000 dari hasil iuran swadaya seluruh warga,” kata Ketua RT 1 RW 2 Desa Plumbungan, Soekawi.
Soekawi menyebut warga membeli air bersih lewat inisiatif sendiri karena sumur di permukiman mereka telah berubah asin. Warga membayar Rp150.000 untuk satu tangki berisi sekitar 5.000 liter, atau sekitar Rp30 untuk setiap liter air.
“Kami memberikan bantuan air bersih di tiga desa wilayah Pati dengan total enam tangki bagi warga terdampak. Kapasitas setiap tangki mencapai 8.000 liter, dan kami berharap bantuan ini memadai selama musim kemarau tahun ini,” ujar Panit Lidik Paminal Bidpropam Polda Jateng, AKP Aris.
AKP Aris menyatakan jajaran Polres akan menyalurkan bantuan air bersih lanjutan selama musim kemarau di wilayah Pati. Tim Paminal Bidpropam menyalurkan bantuan itu bersama jajaran Propam Polres agar warga di tiga desa kering terbantu.
Kekeringan tiga bulan itu masih memaksa warga Plumbungan mengeluarkan Rp150.000 setiap kali membeli satu tangki air bersih.(*)

30 September 2026
Pati, Gabus; Polda Jawa Tengah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga tiga desa di Kabupaten Pati yang dilanda kekeringan. Warga…

