pasfmpati.com, Pati Kota : Kasus stunting di Kabupaten Pati, bukan hanya menjadi perhatian pemerintah tapi juga para anggota DPRD sebagai wakil rakyat. DPRD berharap ibu-ibu hamil dan balita mendapatkan asupan gizi seimbang.
Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKS Warjono meminta kepada seluruh warga masyarakat untuk peduli dalam upaya bersama menurunkan pravalensi kasus stunting pada anak ini. Dia menambahkan, perhatian ini perlu karena penyebab stunting terkait kurangnya asupan gizi seimbang. “Kasus stunting ini menjadi perhatian khusus semua pihak, karena stunting ini akan menghambat pencapaian generasi Indonesia emas 2045. Saya sebagai anggota legistatif mendorong pemerintah untuk terus melakukan penutasan stunting melalui berbagai program,” katanya.
Warjono menambahkan, saat ini yang perlu diperhatikan adalah asupan gizi, baik bagi ibu hamil, maupun anak-anak balita yang sedang pertumbuhan. Kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di desa-desa, harus lebih diintensifkan lagi dalam penjangkauan terhadap anak-anak terduga dengan masalah stunting. “Terutama pemberian makanan tambahan baik kepala ibu-ibu hamil dan balita. Kalau stuntingnya tinggi itu akan berpengaruh bagi regenerasi bangsa ini. Ini memang menjadi perhatian khusus semua pihak,” jelasnya.
Politikus PKS ini berharap, kelompok-kelompok wanita seperti PKK di seluruh tingkatan hingga ke desa, dan dasa wisma di tingkat RW bisa lebih didorong lagi untuk memberikan pemahaman stunting kepada warga.(*)

19 Agustus 2026
Pati, Kota; Pemkab Pati menjadikan Pesta Rakyat sebagai momentum melestarikan budaya wayang dan tradisi syukuran daerah. Kegiatan Selametan Agung digelar…


