pasfmati.com, Pati Kota : Para pelaku usaha perikanan di Kabupaten Pati menerima aspirasi anggota Komisi IV DPR RI bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI. Aspirasi itu berupa pelatihan pembuatan pakan ikan alternatif, di Hotel Gritary Perdana Pati, mulai dari 28 – 29 September 2023.
Usai membuka pelatihan tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Pati Firman Soebagyo mengatakan, untuk menjawab mahalnya harga pakan ikan, ini salah satu solusinya mendirikan tempat pembuatan pakan ikan alternatif, dengan menggeser program-program yang sudah. Dia mencontohkan, program budidaya bioflok yang satu paketnya senilai Rp200juta, bisa dialihkan untuk membuat pabrik pakan ikan sekala kecil yang satu paketnya senilai Rp50juta.
“Itu yang menjadi solusi, kalau tidak ya percuma, kita memberikan ilmu tapi tidak diberi pancing atau kailnya. Dan saya sudah mencari solusi tadi bagaimana kalau saya ambilkan dari bioflok itu bisa menjadi empat pabrik pakan ikan untuk kepentingan di Pati,” katanya.
Firman Soebagyo menegaskan, program budidaya ikan melalui bioflok yang sudah ada, memang berjalan, tapi satu dua kali siklus gagal, karena tidak mampu beli pakan ikan.
Pelatihan yang diikutinya itu, menurut seorang peserta pelatihan, Udin warga Desa Purworejo Kecamatan Pati, bermanfaat untuk meningkatkan hasil produksi ikan yang dibudidayakan kelompoknya.
“Karena harga pakan saat ini, kalau beli sendiri mahal. Jadi kita perlu dengan belajar ini banyak sekali positifnya bagi kita sebagai peternak/pengembang budidaya ikan,” katanya.
Untuk memaksimalkan pemahaman, Komisi IV DPR dan Kementerian Keluatan Perikanan (KKP) RI memberikan pelatihan tersebut, selama dua hari.(*)



