Pati, Kota; Bagi Teguh Iman Santoso (37), Program Jaminan Kesehatan Nasional bukan sekadar program yang ia kenalkan kepada masyarakat dalam pekerjaannya sebagai pegawai BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati. Ia juga merasakan langsung manfaat JKN ketika istrinya melahirkan anak ketiga di Puskesmas Margorejo pada Sabtu, 26 September 2026.
Pengalaman tersebut menjadi cerita tersendiri bagi Teguh karena kali ini ia berada di posisi sebagai peserta. Kisah itu ia ceritakan di kediamannya pada Rabu (1/10).
“Selama ini saya bekerja di BPJS Kesehatan dan sehari-hari berhubungan dengan Program JKN. Tetapi ketika keluarga sendiri membutuhkan pelayanan kesehatan, saya juga menggunakan JKN sebagai peserta,” ujar Teguh.
Teguh memilih Puskesmas Margorejo karena lokasinya dekat dengan tempat tinggal. Selain itu, kondisi kehamilan istrinya memungkinkan untuk mendapatkan pelayanan persalinan di Puskesmas sesuai dengan kondisi medis dan alur pelayanan yang berlaku.
“Dari kondisi istri saya, tidak ada indikasi yang mengharuskan untuk dilakukan operasi caesar. Kalau memang persalinannya bisa ditangani di Puskesmas, kenapa harus langsung ke rumah sakit?” katanya.
Setelah mengalami sendiri proses pelayanan, Teguh menilai pelayanan di Puskesmas telah berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Mulai dari pemeriksaan, komunikasi dengan tenaga kesehatan hingga proses persalinan, ia merasakan pelayanan yang diberikan kepada istrinya berjalan dengan baik.
“Sebagai suami, tentu yang paling penting adalah melihat istri mendapatkan pelayanan dengan nyaman dan proses persalinannya berjalan dengan baik. Dan itu yang kami rasakan di Puskesmas Margorejo,” ungkapnya.
Pengalaman tersebut juga membuat Teguh melihat bahwa masyarakat tidak selalu harus beranggapan pelayanan kesehatan yang baik hanya tersedia di rumah sakit. Menurutnya, fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dan dapat menjadi pilihan sesuai kondisi medis pasien.
“Mungkin masih ada masyarakat yang berpikir kalau pelayanan kesehatan yang bagus itu harus ke rumah sakit. Padahal dari pengalaman saya sendiri, Puskesmas sekarang sudah berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang sangat baik,” tuturnya.
Sebagai pegawai BPJS Kesehatan sekaligus peserta JKN, Teguh berharap pengalamannya dapat memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa manfaat JKN dapat dirasakan secara nyata ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu menggunakan JKN sesuai ketentuan dan alur pelayanan yang berlaku.
“Saya bekerja di BPJS Kesehatan, saya juga peserta JKN. Ketika istri saya melahirkan anak ketiga, kami menggunakan JKN dan mendapatkan pelayanan di Puskesmas Margorejo,” pungkas Teguh.

2 Oktober 2026
Pati, Kota; Bagi Teguh Iman Santoso (37), Program Jaminan Kesehatan Nasional bukan sekadar program yang ia kenalkan kepada masyarakat dalam…


