pasfmpati.com, Pati Kota : Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pati, bersama Kemendikbudristek RI kembali menggalakan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Diharapkan ini dapat mewariskan kesenian-kesenian tradisional yang ada di daerah kepada peserta didik yang ada di sekolah-sekolah.
“Jadinya tentunya yang kita harapkan akan semakin meningkatkan lagi perilaku budaya di Kabupaten Pati. Kesenian di Kabupaten Pati ini sudah tumbuh di beberapa tempat banyak yang saat ini tumbuh di kecamatan sudah banyak, nah bagaimana menularkan kepada anak didik ini kedepan,” demikian tutur Pj Bupati Henggar Budi Anggoro saat diwawancara usai membuka Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) di halaman Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Pati, Selasa (17/10/2023).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati H Paryanto mengatakan, program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) ini berjalan sejak 2017 sampai sekarang dan sempat berhenti saat pandemi Covid-19. Pembiayaan pelaksanaannya sepenuhnya dari Kemendikbudristek RI melalui Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan.
“Setiap tahun Kabupaten Pati selalu yang terbanyak antusiasnya seniman, dan penunjukkan seniman bukan dari kami tapi langsung dari kementerian daftarnya online. Rata-rata kabupaten/kota yang mendaftar hanya 5 – 15 sekolah, sementara Pati pada tahun 2021 hingga 2023 ada 85 sekolah, karena banyak seniman yang mendaftar ke ke
Dengan adanya Gerakan Seniman Masuk Sekolah ini, kata Sekretaris Disdikbud H Paryanto, mampu menutup kekurangan guru seni, dan regenerasi seniman di Kabupaten Pati. Tapi tujuan penyelenggaraan GSMS ini melestarikan seni budaya tradisional, bukan mencetak seniman-seniman.(*)
17 Juli 2026
Pati, Margorejo; MAN 1 Pati menutup Masa Ta`aruf Murid Baru (Matamuda) dengan pentas kreativitas siswa pada Jumat, 17 Juli 2026.…


