Seorang anggota KPPS di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati, berinisial MAH, mengalami depresi berat. Pemuda berusia 23 tahun ini, mahasiswa pendidikan sertifikasi profesi guru, menjalani perawatan di RSUD RAA Soewondo Pati.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD RAA Soewondo Pati dr Muslihin kepada sejumlah awak media yang mengkonfirmasi, membenarkan hal itu. Depresi yang dialami pasien ini, bisa dikaitkan dengan beban tugasnya sebagai seorang mahasiswa.
“Berdasar keterangan keluarganya, yang bersangkutan baru mengerjakan tugas kampusnya, entah skripsi atau apa saya tidak tahu. Kebetulan saat itu bersamaan dengan tugas-tugasnya sebagai KPPS,” jelasnya.
Masih menurut keluarganya, kata dr Muslihin, gejala-gejala depresi itu muncul, usai KPPS melaksanakan kegiatannya di TPS. Dan saat masuk ke perawatan di RSUD RAA Soewondo, MAH dengan wajah sedih, dan sikapnya tempramen.
“Waktu itu marah-marah, dan menyakiti diri sendiri, dengan memukuli kepalanya sendiri. Bahkan ada informasi mendapatkan bisikan-bisikan,” terang Muslihin.
KPPS yang mengalami depresi berat ini, kali pertama dirawat dirumah sakit pada 23 sampai dengan 29 Februari 2024. Karena alasan peralatan yang minim, RSUD RAA Soewondo akhirnya merujuk MAH ke RSUP Kariadi Semarang.(*)

13 Juni 2026
Pati, Kota ; Prestasi pelajar Kabupaten Pati kembali mencuri perhatian setelah tiga peserta lomba kreativitas dan inovasi (Krenova) berhasil menembus…

