Pati, Kota; Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Pati 2026 menghadirkan berbagai temuan pelajar yang menyita perhatian publik. Inovasi tersebut menawarkan solusi nyata pada sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan digitalisasi pelayanan masyarakat.
Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menilai capaian peserta tahun ini menunjukkan kualitas sumber daya manusia daerah. Tiga peserta asal Kabupaten Pati bahkan berhasil menembus jajaran finalis tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Risma menyebut keberhasilan tersebut menjadi indikator kuat berkembangnya budaya riset dan inovasi di kalangan pelajar. Pemerintah Kabupaten Pati berkomitmen memperluas ruang kompetisi agar lebih banyak gagasan kreatif bermunculan setiap tahun.
“Dari dua puluh finalis tingkat provinsi, tiga finalis berasal dari Kabupaten Pati tahun ini. Kondisi tersebut menunjukkan kreativitas anak-anak Pati berkembang sangat baik dan layak mendapatkan dukungan berkelanjutan,” kata Risma, usai menyerahkan penghargaan pemenang lomba di ruang rapat Pragola Setda Pati, Kamis, 11 Juni 2026.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian pemerintah berupa aplikasi pemantauan aktivitas belajar siswa secara realtime. Sistem tersebut memungkinkan orang tua memantau perkembangan akademik anak secara langsung melalui platform digital.
Menurut Risma, aplikasi pendidikan tersebut berpotensi memperkuat hubungan antara sekolah dan lingkungan keluarga. Orang tua dapat mengetahui tingkat konsentrasi belajar anak tanpa menunggu laporan hasil belajar berkala.
Selain sektor pendidikan, peserta juga menghadirkan alat rehabilitasi pasien pascastroke yang memperoleh perhatian dewan juri. Inovasi kesehatan tersebut telah digunakan dalam praktik rehabilitasi pada salah satu rumah sakit di Semarang.
Peserta jenjang sekolah menengah pertama turut menampilkan teknologi pendeteksi sumber air tanah untuk masyarakat. Temuan itu dinilai relevan membantu wilayah rawan kekeringan yang masih ditemukan di sejumlah kecamatan Kabupaten Pati.
Ketua Komisi C DPRD Pati Joni Kurnianto menilai kualitas inovasi peserta memberikan optimisme terhadap masa depan daerah. Ia melihat pelajar mampu menghasilkan solusi yang selama ini justru dibutuhkan pemerintah dan masyarakat.
“Saya seperti mendapat siraman semangat melihat ide-ide luar biasa dari pelajar Kabupaten Pati hari ini. Anak-anak harus terus kita dorong berinovasi agar menghasilkan karya produktif bagi pembangunan daerah,” ujar Joni.
Joni menegaskan DPRD siap mendukung penguatan program inovasi melalui kebijakan dan dukungan anggaran yang memadai. Ia berharap Krenova tidak hanya menjadi ajang perlombaan tahunan, tetapi juga inkubator lahirnya solusi pembangunan berbasis teknologi.(*)

11 Juni 2026
Pati, Kota; Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Pati 2026 menghadirkan berbagai temuan pelajar yang menyita perhatian publik. Inovasi…

