pasfmpati.com, Pati Gabus: Lahan tanaman pangan di Kabupaten Pati, terdampak banjir mencapai 7.100an hektar, dan tanaman jagung seluas 150 hektar. Untuk memastikan kerugian petani ini, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Dirjen TP Kementan) Suwandi, datang langsung ke Kabupaten Pati.
Kedatangan Dirjen TP Kementan RI Suwandi, di Desa Banjarsari Kecamatan Gabus Kabupaten Pati, untuk mendengar langsung berbagai keluhan petani yang tanaman pangan terdampak banjir. Bagi tanaman padi, jagung, maupun bawang merah.
“Ini lah yang menjadi keprihatinan kami, sehingga Kementan RI hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Nanti bila sudah surut, petani bisa bercocok tanam lagi, dan kami juga sudah menyiapkan paket solusi daruratnya,” katanya.
Suwandi mengimbau dan mendorong petani untuk mengikuti asuransi usaha tani padi (AUTP). Bila mengalami gagal panen, petani bisa mengajukan asuransi tersebut sekitar Rp6juta/ha.
Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengatakan bantuan yang diterima berupa 10 ton pupuk dari PT Pupuk Indonesia. Selain itu, Kementan juga menyerahkan bantuan benih padi gratis, serta belasan mesin pompa kepada Pemkab Pati.
“Semua bantuan kita terima, mudah-mudahan segera bisa salurkan, dan petani bisa bercocok tanam kembali untuk musim tanam III,” jelas Pj Bupati Henggar.
Di Pati dari total yang terdampak banjir seribuan hektar tanaman padi dipastikan puso, atau tidak dapat dipanen. Kementan RI juga menyiapkan 4 unit alat mesin pertanian pemanen padi, untuk membantu petani, serta meminta Bulog untuk membantu pembelian gabah-gabahnya.(*)

13 Juni 2026
Pati, Kota ; Prestasi pelajar Kabupaten Pati kembali mencuri perhatian setelah tiga peserta lomba kreativitas dan inovasi (Krenova) berhasil menembus…

