pasfmpati.com, Pati Margorejo: Ratusan petani berunjuk rasa di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Senin pagi (10/6/2024). Mereka menagih janji pencairan dana stimulan bagi petani yang tanaman padinya puso akibat bencana banjir.
Koordinator Stimulan Puso 2023 Marjuki mengatakan, mereka meminta agar BNPB segera mencairkan dana stimulan yang dijanjikan tersebut.
“Dengan tujuan untuk meminta haknya di waktu pencairan dana stimulan di tahun 2023 sudah pernah dicanangkan 2 kali oleh pak presiden. Tapi ternyata sampai saat ini belum cair sehingga teman teman menanyakan di kepanjangan tangan di BNPB, di BPBD Pati,” katanya.
Kalakhar BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetyo mengapresiasi para petani yang telah menyampaikan aspirasinya dengan damai dan tertib. Namun untuk pencairan itu memang semua pihak harus menyadari keterbatasan keuangan negara, sehingga pencairan dana dilakukan bertahap.
“Sehingga tidak bisa sekaligus dalam sekali termin atau satu tahap itu selesai, tapi terpaksa dengan 2 tahap itu, mari kita amankan kita kawal. Hal hal yang memang secara administrasi itu harus dilengkapi sebagai persyaratan untuk pencairan stimulus juga kita penuhi bersama,” kata Martinus Budi Prasetyo.
Kalakhar BPBD Pati berharap, kerja sama para petani bersama kelompoknya, bisa bersinergi sehingga untuk segera memenuhi persyaratan administrasi. Karena kecepatan pemenuhan persyaratan ini juga akan mempercepat proses pencairan dana stimulan tahap berikutnya.
Usai menerima penjelasan dari Kalakhar BPBD Kabupaten Pati, pengunjuk rasa kembali ke titik kumpul mereka dengan kawalan polisi.(*)

31 Mei 2026
Blora, Kota; BPJS Kesehatan bersama Komisi IX DPR RI terus menggencarkan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat. Kali…


