pasfmpati.com, Pati Winong: Program Makan Bergizi Bersama (MGB) menjadi langkah nyata pemerintah untuk memastikan generasi muda mendapat asupan gizi yang cukup. Namun, pelaksanaan program ini belum sepenuhnya berjalan, seperti halnya di SD Negeri Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati.
Kepala SDN Kebowan, Surini, menjelaskan bahwa persiapan program masih dalam tahap awal dan melibatkan beberapa pihak terkait. “Kami masih menunggu informasi lebih lanjut tentang pelaksanaannya. Program ini dijadwalkan mulai pada 6 Januari 2025, tetapi hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut,” ungkap Surini.
Menurut Surini, salah satu langkah awal adalah pengumpulan data jumlah siswa dan guru oleh Babinsa setempat. Proses ini juga akan melibatkan petugas kesehatan untuk memastikan makanan yang disiapkan memenuhi standar gizi yang dibutuhkan siswa.
“Makanan rencananya akan disiapkan melalui warung khusus atau dapur program Makan Bergizi Gratis, lalu didistribusikan ke sekolah-sekolah,” jelas Surini. Namun, detail teknis pelaksanaan, seperti jadwal dan mekanisme distribusi, masih menunggu konfirmasi dari pihak berwenang.
Surini berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi siswa di SDN Kebowan. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesehatan siswa dan mendukung kualitas pendidikan di sekolah kami,” tambahnya.
Program MGB diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas. Masyarakat dan pihak sekolah kini menunggu kejelasan lebih lanjut untuk segera merealisasikan program ini demi masa depan anak-anak.(Azizah, Mahasiswa Magang UIN Walisongo).

28 Mei 2026
Pati, Kota; Anggota DPR RI Firman Soebagyo menanggapi sorotan publik tentang melemahnya fungsi pengawasan dewan akhir-akhir ini. Menurutnya, DPR tetap…


