pasfmpati.com, Pati Kota; Polresta Pati menegaskan komitmen menjaga keamanan aksi demonstrasi dengan pendekatan humanis yang semakin dikedepankan.
Pendekatan tersebut dibahas dalam asistensi Polda Jateng yang digelar di Gedung Sanika Satya Wada, Senin lalu.
Karoops Polda Jateng, Kombes Pol Basya Radyananda, memimpin asistensi penguatan strategi pengamanan demonstrasi bagi jajaran Polresta Pati.
Ia menjelaskan paradigma baru Polri sebagai pengayom masyarakat, bukan pihak yang bersikap represif atau konfrontatif.
Basya Radyananda menyampaikan pentingnya menjunjung nilai kemanusiaan dan hak asasi dalam seluruh kegiatan pengamanan unjuk rasa.
Personel diminta menghindari tindakan berlebihan dan mengutamakan pendekatan persuasif dalam menangani massa aksi di lapangan.
Direktur Samapta Polda Jateng, Kombes Pol Risto Samodra, mengingatkan implementasi Perkap Nomor 16 Tahun 2006 sebagai acuan petugas.
Ia menegaskan penggunaan kekuatan harus sesuai prosedur dan terukur agar tidak menimbulkan pelanggaran hak masyarakat.
Kapolresta Pati, AKBP Jaka Wahyudi, menyambut baik asistensi sebagai bentuk dukungan peningkatan profesionalisme anggota kepolisian.
Ia menegaskan komitmen Polresta Pati untuk melaksanakan semua arahan guna menjaga situasi tetap kondusif.
Sebagai tindak lanjut, Polresta Pati akan menyusun SOP baru serta melakukan latihan simulasi pengamanan unjuk rasa.
Kegiatan tersebut juga melibatkan instansi lain sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor di wilayah hukum setempat.
Kegiatan asistensi berlangsung interaktif selama tiga jam dan ditutup dengan sesi diskusi serta foto bersama.
Langkah ini diharapkan membentuk pola pengamanan demonstrasi yang lebih humanis, profesional, dan responsif terhadap dinamika masyarakat.(*)


