pasfmpati.com, Pati Kota ; Upaya penertiban Posko Donasi Aksi Turunkan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB P2), oleh Satpol PP Pati, berlangsung gaduh. Adu mulut antara Plt Sekda Pati Riyoso dan penggiat posko donasi, saat kardus-kardus berisi minuman mineral dinaikan ke truk Satpol PP.
Penggiat Posko Donasi Supriyono, warga sengaja menggalang donasi, berupa barang dari masyarakat, berupa air mineral. Namun, justru kardus-kardus berisi minuman mineral diangkut menggunakan truk, dengan alasan penertiban jelang Hari Jadi Pati (HJP).
“Petugas Satpol PP mengangkut donasi air mineral dari masyarakat Kabupaten Pati, dan saya menghentikan tindakan tersebut. Karena sudah mengajukan pemberitahuan kepada Kapolresta dan Bupati Pati,” ujarnya dengan nada emosi.
Supriyono mengaku orang yang tidak tahu hukum, dan menganggap tindakan Satpol PP semena-mena.
Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Sriyatun menjelaskan, penertiban yang dilakukan itu dengan alasan untuk peringatan HJP. Dan sesuai peraturan daerah, dilarang untuk kegiatan.
“Apalagi kawasan ini nanti untuk kegiatan kirap boyongan HJP dan rangkaian lainnya,”
Kekisruhan semakin memuncak penggiat posko donasi dengan Plt Sekda Pati Riyoso, yang memerintahkan Satpol PP menaikan satu persatu kardus minuman mineral.
Warga yang bergabung di Aliansi Masyarakat Pati Bersatu ini, juga bergerak ke Satpol PP untuk meminta air mineral donasi yang disita. Namun melalui aksi masa, akhirnya Satpol PP mengembalikan air mineral tersebut, ke Posko Donasi.(*)

6 Juli 2026
Pati, Kota; Harga daging sapi kini bertahan di kisaran Rp140 ribu per kilogram setelah sebelumnya berada pada angka Rp135 ribu…


