pasfmpati.com, Gembong ; Bus rombongan peziarah Walisongo tersasar di jalan desa wilayah Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, dini hari tadi. Kendaraan besar itu terjebak di jalan sempit berbukit hingga seluruh penumpang harus dievakuasi ke kendaraan lain.
Menurut Kepala Desa Plukaran, Mulyono, insiden ini terjadi sekitar pukul dua dini hari saat bus melintas dari arah Bencek menuju Plukaran. Sopir diduga mengikuti petunjuk aplikasi peta digital yang mengarahkan kendaraan melewati jalur desa yang menanjak dan sempit.
“Bus ini membawa rombongan ziarah ke Sunan Muria, tapi pengemudi salah jalur karena mengikuti aplikasi navigasi,” ujar Mulyono. Ia menambahkan, kondisi jalan yang menanjak membuat bus tak kuat menanjak dan akhirnya berhenti di tengah perkampungan.
Untuk menghindari risiko tergelincir, penumpang dievakuasi secara bertahap menuju kendaraan kecil milik warga setempat. “Sebagian penumpang, termasuk anak-anak, dialihkan menggunakan minibus menuju lokasi ziarah agar perjalanan bisa dilanjutkan,” kata Mulyono.
Proses evakuasi dilakukan secara manual karena jalan terlalu sempit untuk memutar kendaraan besar. Warga sekitar membantu mengevakuasi penumpang dan memastikan jalur tidak menimbulkan bahaya bagi pengguna jalan lainnya.
Mulyono mengimbau pengemudi bus wisata agar tidak hanya mengandalkan peta digital saat melintasi jalur pegunungan. “Kami berharap para sopir bertanya lebih dulu kepada warga setempat, agar tidak tersasar di jalur sempit seperti ini,” pesannya.
Peristiwa bus tersasar di jalur desa ini bukan kali pertama terjadi di kawasan Gembong. Pemerintah desa berencana memperjelas papan penunjuk arah menuju kawasan wisata religi Muria agar kejadian serupa tidak terulang.(*)

Polsek Sukolilo berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar kelompok pemuda Desa Wegil dan Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kab Pati. Petugas…


