pasfmpati.com, Kota ; Satpolairud Polresta Pati menyerahkan pemberitahuan resmi hasil akhir pencarian korban kecelakaan laut kepada pihak keluarga korban terdampak hari. Langkah tersebut menandai berakhirnya operasi SAR gabungan yang telah berlangsung tujuh hari tanpa temuan tanda korban di lokasi.
Penyampaian keterangan dilakukan di rumah duka Desa Banyutowo dengan menghadirkan aparat maritim serta unsur pemerintah setempat terkait kegiatan. Wakasat Polairud AKP Budi Santoso memimpin langsung pertemuan bersama perwakilan Basarnas, TNI AL, dan tokoh nelayan wilayah setempat.
Kompol Hendrik Irawan menjelaskan tim telah mengerahkan kapal patroli, peralatan pencari, serta dukungan personel selama operasi berlangsung intensif. “Seluruh metode pencarian permukaan dan penyisiran pesisir kami terapkan sesuai prosedur keselamatan internasional,” ujarnya kepada pihak keluarga korban.
Area pencarian mencakup perairan utara Pati hingga batas administrasi Rembang dengan pemantauan arus serta cuaca harian setempat resmi. Tim gabungan melakukan evaluasi berkala untuk menilai efektivitas penyisiran dan kemungkinan perluasan sektor pencarian berikutnya jika dibutuhkan kemudian.
Hasil rapat koordinasi menyepakati penghentian sementara operasi dengan catatan pemantauan tetap berjalan melalui informasi masyarakat pesisir sekitar wilayah. “Penghentian ini bersifat sementara dan dapat dibuka kembali bila muncul petunjuk baru relevan,” katanya dalam evaluasi lanjutan resmi.
Kepolisian menyampaikan dukungan moral kepada keluarga serta mengapresiasi solidaritas nelayan yang ikut membantu proses pencarian korban selama operasi. Pihak keluarga menerima penjelasan tersebut dengan harapan informasi lanjutan segera disampaikan apabila ditemukan perkembangan baru nantinya oleh petugas.(*)



