pasfmpati.com, Kota; Satuan Lalu Lintas Polresta Pati menggelar kegiatan simpatik dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026 di Jalan Kolonel Sunandar. Aksi ini berlangsung di depan GOR Pesantenan Pati, Kamis sore, dengan tujuan menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 17.15 WIB melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi. Sinergi antara Satgas Ops Keselamatan, Pom TNI, Dinas Perhubungan, UPPD, dan Jasa Raharja menghadirkan pelayanan publik terintegrasi.
Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, menjelaskan kegiatan simpatik menjadi ruang interaksi langsung antara petugas dan masyarakat. “Kami ingin masyarakat tidak hanya ditindak, tetapi juga diedukasi serta diapresiasi ketika tertib berlalu lintas,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sosialisasi keselamatan, membagikan souvenir, menghadirkan layanan Samsat keliling, dan memberikan teguran simpatik. “Pendekatan humanis seperti ini diharapkan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri pengguna jalan,” kata Kompol Riki.
Kompol Riki menyebutkan, selama kegiatan tercatat pembagian 25 souvenir, pelayanan pajak kendaraan kepada 7 wajib pajak, serta 11 teguran simpatik. “Kami tetap menindak pelanggaran berbahaya, khususnya penggunaan knalpot brong yang mengganggu keselamatan,” tegasnya.
Ia menambahkan, satu pelanggaran knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis ditindak tilang dalam kegiatan tersebut. “Penindakan ini bukan sekadar hukuman, tetapi pesan kuat bahwa kebisingan berlebihan berpotensi memicu konflik di jalan,” tandasnya.
Lebih lanjut, Kompol Riki menekankan Operasi Keselamatan Candi 2026 bertujuan menekan angka kecelakaan melalui edukasi, pelayanan, dan penegakan hukum. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama, sehingga kolaborasi stakeholder dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan,” pungkasnya.
Salah satu pengguna jalan, Debora Ratnawati (41), mengaku kegiatan simpatik memberi kesan positif. “Saya merasa dihargai karena sudah tertib, pendekatan seperti ini membuat orang lebih sadar untuk patuh,” katanya.(*)
2 Juli 2026
Pati, Kota; Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.…


