Buktikan Madrasah Desa Berdaya Saing Tinggi, Iil Siap Wakili Pati di OBA Tingkat Provinsi

Pati, Winong; Ketekunan pendalaman Bahasa Arab dan mentoring intensif mengantarkan Siti Nur Fadhilatuh Hasanah (Iil), siswi kelas 12 MA Roudlotusysyubban yang berada di Desa Tawangrejo, Kec. Winong, Kab. Pati sukses meraih Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 tingkat kabupaten. Capaian ini membawa Iil melangkah sebagai wakil Kabupaten Pati ke tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Forum MGMP Bahasa Arab Se-Indonesia pada 29 Agustus 2026 di Magelang mendatang.
Kepala MA Roudlotusysyubban, Ahmad Mustaghfiri, menegaskan bahwa prestasi ini membuktikan kualitas pendidikan madrasah berbasis pesantren di wilayah pedesaan mampu bersaing ketat. Pasalnya madrasah ini mampu unggul melampaui MAN 1 Pati sebagai Juara 2, MAN 2 Pati sebagai Juara 3, MA Manahijul Huda sebagai Juara Harapan 1, serta sejumlah madrasah lain di Kabupaten Pati.
“Madrasah di desa, madrasah pinggiran, enggak ada masalah. Jadi, untuk peningkatan kualitas dan mutu itu sebenarnya tidak memandang itu. Tapi sekali lagi, kadang-kadang masyarakat itu belum mengetahui itu bahwa, oh ternyata di Aliyah ada potensi, di Tsanawiyah ada potensi, di MI ada potensi,” ujar Mustaghfiri.
Iil mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada gramatikal nahwu dan sharaf telah tumbuh sejak duduk di bangku MTs. Pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren turut memperkuat kemampuannya hingga berhasil meraih posisi puncak di tingkat kabupaten, setelah pada tahun-tahun sebelumnya sempat meraih posisi runner-up.
“Kebetulan saya tuh dari MTs itu punya minat yang besar dalam gramatikal nahwu sharaf atau bahasa Arabnya. Jadi, dengan adanya perlombaan ini juga mengasah kemampuan dalam bidang tersebut. Jadi alhamdulillahnya, waktu di OBA yang ke-9 ini, saya bisa… alhamdulillah dengan kuasa Allah ya, berkat dari… mungkin juga takdir Allah, Allah menempatkan saya di juara satu untuk Kabupaten ini. Dan untuk persiapan di Provinsi, di sini saya belajar dengan model tidak mengikuti pelajaran selama hampir 2 minggu dengan fokus pada satu bidang,” ujar santri asal Sedan, Rembang tersebut.
Berbekal prestasi ini, Iil berharap dapat menembus universitas impiannya. Menjelang laga tingkat provinsi, ia fokus menjalani karantina dan pembinaan intensif hasil kolaborasi pihak madrasah dengan Pondok Pesantren Roudlotusysyubban. Sebagai langkah keberlanjutan, MA Roudlotusysyubban kini rutin memetakan potensi siswa sejak dini melalui tes bakat dan lembaga kesepeminatan, mulai dari bidang eksak, sosial, kebahasaan, hingga non-akademik. (Ihsan Aziz)

Kontributor :

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Berita Terbaru

  • All Posts
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Budaya
  • Hukum
  • Info
  • Kecelakaan
  • Kriminal
  • Lain-Lain
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial